Terbaru

Perkawinan ayam kampungMelirik Potensi Ayam Kampung Tak habis-habis bahasan dan kajian tentang ayam kampung dan itulah kenyataannya. Ternak primadona dan berpotensi memang tak sepi dari galian informasi dan berita tidak seperti berita tentang politik atau...

Read more

Mesin Penetas Telur Automatic Turning Mesin penetas telur automatic turning (AT) adalah generasi terbaru mesin penetas telur kapasitas kecil yang betujuan untuk mengoptimalkan efisiensi penetasan dengan teknik yang jauh lebih praktis dan mudah....

Read more

ternak itikProfile Itik Mojosari Ibarat pepatah “tak kenal maka tak sayang” itulah yang menjadi inspirasi kami untuk menulis artikel ini. Tujuannya tidak lain hanyalah untuk mengenalkan jenis itik lokal kepada masyarakat karena kebanyakan...

Read more

Mesin Penetas Telur Semi Otomatis Mesin penetas telur semiotomatis sistem rak putar adalah generasi terbaru alat penetas telur kapasitas kecil yang betujuan untuk mengoptimalkan efisiensi penetasan dengan teknik yang praktis dan mudah....

Read more

Telur menetasTips dan Trik dalam Penetasan Telur Unggas Berikut adalah hasil conferensi training online gratis yang diadakan sentralternak.com pada tanggal 30 Agustus 2008 dengan tema Tips dan Trik dalam menetaskan telur unggas. Bertindak selaku pemateri Adalah...

Read more

  • Prev
  • Next

Twitter Updates...

  •  

AMOXITIN, membasmi tuntas korisa & colibacillosis

Category : Ayam

0

p>AMOXITIN mengandung kombinasi antibiotik yang mempunyai spektrum luas dan efektif membunuh bakteri Eschericia coli, Haemophillus paragallinarum dan mengatasi penyakit yang disebabkan oleh Salmonella spp.

Komposisi :

Setiap kg mengandung :
Amoxicillin trihidrat …200g
Colistin sulfate …800.000.000IU
Bahan pembantu sampai …1kg

FORTEVIT, vitamin dosis tinggi untuk unggas

Category : Ayam

0

FORTEVIT adalah sediaan berupa serbuk larut air berwarna jingga kekuningan yang mengandung multivitamin dosis tinggi sebagai suplemen untuk ayam

cure for diabetes http://www.reversediabetestodaynaturally.com/

Komposisi :
Setiap gram mengandung :
Vitamin A …60.000IU
Vitamin D3…12.000IU
Vitamin E …120 IU
Vitamin K3…6 mg
Vitamin B1…2 mg
Vitamin B2…25 mg
Vitamin B6…4 mg
Vitamin B12…40 ug
Vitamin C… 150 mg
Folic acid …3 mg
Biotin … 100 ug
Calcium-D-pantothenate …30 mg
Nicotinic acid …60 mg

EGG STIMULANT, antibiotic + vitamins for stimulating egg production

Category : Ayam

0

EGG STIMULANT adalah serbuk larut air berwarna coklat muda sedikit orange dengan kandungan multivitamin dan antibiotik yang berfungsi menstimulasi produksi telur

Komposisi

Setiap kg mengandung :
Bacitracin MD …55.000 mg
Vitamin A …6.000.000IU
Vitamin D3…1.000.000IU
Vitamin E …2.000 IU
Vitamin K3…1.000 mg
Vitamin B1…2.000 mg
Vitamin B2…5.000 mg
Vitamin B6…1.000 mg
Vitamin B12…2 mg
Vitamin C… 20.000 mg
Calcium-D-pantothenate …4.800 mg
Nicotinic acid …15.000 mg
Folic acid … 250 mg

Dilema Pengiriman Bibit Unggas (DOC/DOD) Antar Pulau

Category : Ayam

0

Setelah munculnya kasus flu burung terutama yang menyerang itik, agak sedikit berimbas pada pengiriman bibit unggas ke luar pulau. Beberapa wilayah menutup jalur pengiriman unggas terutama untuk komoditi ternak itik seperti wilayah Makasar, Balikpapan dan Tarakan. Sedang untuk wilayah lain masih tetap membolehkan pengiriman bibit unggas tapi harus disertai dengan syarat yang ketat diantaranya DOD yang di kirim harus melalui uji laboratorium terlebih dahulu untuk mendeteksi adanya virus flu burung pada ternak yang bersangkutan.

Akibat dari kebijakan itu banyak rekan-rekan produsen/suplayer bibit unggas (DOC dan DOD) yang mengalami kesulitan dalam mengirim bibit ternak nya ke luar pulau. Maklum, mungkin selama ini banyak rekan produsen bibit yang memakai surat ASPAL (ASli tapi PALsu) untuk pengiriman bibit ke luar pulau. Terdengar oleh kami ada yang ternaknya di tahan, ada yang mau di perkarakan karena dokumen aspal, ada yang barangnya di kembalikan ke daerah asal bibit, dan kabar lainnya. Alhamdulillah kami selaku salah satu suplayer bibit unggas tetap exis baik sebelum terjadinya kasus flu burung, sedang berlangsungnya kasus flu burung dan sampai sekarang tetap melakukan pengiriman bibit unggas ke luar pulau.

Berikut sedikit saran bagi anda yang hendak membeli bibit unggas terumata dari pulau jawa agar terhindar dari segala bentuk kejahatan produsen/suplayer nakal :

    online casino

  1. Pilihlah produsen/suplayer penyedia bibit unggas terpercaya dan punya reputasi yang baik
  2. Mintalah kejelasan perihal surat menyurat atau dokumen pengiriman ternak
  3. Jangan terlalu percaya kepada produsen/suplayer bibit yang berani memberi jaminan pengiriman 1-2 hari dari tanggal pemesanan, karena pengurusan surat-surat paling cepat 3 hari kerja untuk DOC, sedang untuk pengiriman DOD paling cepat 4 hari kerja.
  4. Dan yang paling penting adalah masalah harga dan kualitas bibit

Tiada lain sedikit tulisan di atas adalah untuk mengingatkan para pembaca terutama calon pembeli bibit unggas dari luar pulau yang ingin membeli bibit unggas terutama dari pulau jawa supaya lebih berhati-hati dalam memutuskan membeli. Kalau anda cermati sekarang bermunculan sangat banyak produsen/suplayer bibit ternak unggas di dunia maya ini. Memang ada yang benar-benar ada, dan banyak pula yang siluman alias PENIPU. Maka dari itu tetap waspada …

Dilema Pengiriman Bibit Unggas (DOC/DOD) Antar Pulau

Category : Ayam

0

Setelah munculnya kasus flu burung terutama yang menyerang itik,  sedikit agak berimbas pada pengiriman bibit unggas ke luar pulau. Beberapa wilayah menutup jalur pengiriman unggas terutama untuk komoditi ternak itik seperti wilayah Makasar, Balikpapan dan Tarakan. Sedang untuk wilayah lain masih tetap membolehkan pengiriman bibit unggas tapi harus disertai dengan syarat yang ketat diantaranya DOD yang di kirim harus melalui uji laboratorium terlebih dahulu untuk mendeteksi adanya virus flu burung pada ternak yang akan di kirim.

Akibat dari kebijakan itu banyak rekan-rekan produsen/suplayer bibit unggas (DOC dan DOD) yang mengalami kesulitan dalam mengirim bibit ternak nya ke luar pulau. Maklum, mungkin selama ini banyak rekan produsen bibit yang memakai surat ASPAL (ASli tapi PALsu) untuk pengiriman bibit ke luar pulau. Terdengar oleh kami ada yang ternaknya di tahan, ada yang mau di perkarakan karena dokumen aspal, ada yang barangnya di kembalikan ke daerah asal bibit, dan macam kabar lainnya. Alhamdulillah kami selaku salah satu suplayer bibit unggas tetap exis baik sebelum terjadinya kasus flu burung, sedang berlangsungnya kasus flu burung dan sampai sekarang tetap melakukan pengiriman bibit unggas ke luar pulau.

Itik Pedaging, Bekal di Masa Pensiun

Category : Ayam

0

Pada tanggal 18 Desember 2010 kami mengirimkan mesin tetas telur melalui jasa kantor pos besar Malang. Ketika kami sudah selesai proses pengiriman, kami di sapa oleh salah seorang pegawai kantor pos yang berusia agak tua yang kemudian dari perkenalan tersebut dapat kami ketahui bermana pak Mul, beralamatkan di desa Kromengan kab. Malang. Beliau bertanya-tanya tentang mesin tetas telur dan dari perbincangan tersebut akhirnya terkuak siapa pak Mul sebenarnya. Akhirnya kami sempatkan beberapa saat untuk berbincang-bincang dengan beliau di salah satu sudut ruangan kantor pos besar Malang.

Beliau adalah salah satu pegawai kantor pos besar Malang yang insyaallah dalam masa 8 tahun mendatang akan berakhir masa tugasnya alias pensiun. Di sela-sela kesibukannya menjadi seorang pegawai kantor pos, ternyata diam-diam beliau sudah mulai merintis usaha beternak itik pedaging mulai dari mencoba beternak hasil silangan itik dan enthok (tiktok), ayam kampung dan sekarang menekuni itik lokal untuk pedaging. Walaupun masih dibilang baru dan jumlah kepemilikan baru sedikit yaitu 100 ekor itik pedaging tetapi rasa optimis akan keberhasilan terpancar dari semangat dan gaya beliau berbicara.

Kami sendiri juga melihat dari perbincangan tersebut aura rasa optimis akan keberhasilan beliau.  Ini dapat terlihat dari rasa keingintahuan beliau akan seluk beluk usaha ini seperti bertanya-tanya untuk mendapatkan informasi dan membaca. Akhirnya kamipun membuka identitas kami dan kami sarankan kepada beliau untuk mengunjungi situs kami di www.sentralternak.com dan www.itikmojosari.blogspot.com. Kami pun memberikan referensai beberapa toko pakan di sekitar lokasi tempat tinggal beliau dan tak lupa juga alamat pengepul itik pedaging.

Usaha pembesaran itik pedaging ini akan beliau coba dalam 1 tahun ke depan dan kalau ada hasilnya ada rencana untuk mengajukan permohonan pensiun dini karena bagaimanapun juga usaha yang ditunda untuk memulainya maka tidak menutup kemungkinan peluang tersebut akan oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena tenaga beliau sekarang memang tidak memungkinkan lagi untuk perjalanan pulang-pergi tiap hari dari rumah ke tempat kerja yang jaraknya lebih dari 15 KM, sehingga kalau dihi

tung maka beliau harus menempuh perjalanan min. 30 KM/hari.

Pada saat sekarang (umur pemeliharaan sekitar 32 hari) berat itiknya sudah mencapai berat 1,1kg, formula pakan yang diberikan : concentrate 511 (harga per sak Rp 230.000) sampai umur 20 hari dan umur 21 sampai panen diberikan campuran concentrate 551 (harga sekitar 340.000) dan bekatul dengan perbandingan 1:6. Kendala yang dihadapi beliau pada saat ini adalah usaha untuk mendapatkan kualitas bibit yang seragam dan harganya juga lumayan. Akhirnya kami menawarkan bibit kami yang insyaallah kami menjamin untuk harga jauh lebih murah, jenis kelamin jantan (karena untuk tujuan pedaging) dan insyaallah bisa seragam.

Mengapa beliau memilih usaha ternak? “Beternak sangat enjoy katanya, menyenangkan, hanya membutuhkan waktu yang singkat (untuk pemeliharaan per harinya), hasilnya cukup lumayan, dapat mengamati tingkah laku ternak yang lucu dan tentunya untuk mengisi masa pensiun”. Memang benar, kalau dibandingkan dengan bidang usaha lain seperti usaha pertanian atau usaha perikanan maka usaha beternak terutama itik pedaging jauh lebih ringan kerjanya dibanding dengan usaha lainnya apalagi untuk tenaga seorang pensiunan seperti beliau. Kegiatannya per hari hanyalah memberi pakan 2-3 kali yang itupun tidak memakan waktu lebih dari satu jam.

Keinginan beliau untuk menekuni bidang usaha beternak itik pedaging juga didukung factor lokasi karena beliau tinggal di desa dan harga bahan pakan masih cukup murah. Di samping itu juga masalah lain yang lebih penting adalah rantai pemasaran yang sudah jelas. Kata beliau “Itik pedaging berat 1,3-1,5kg akan dihargai oleh pengepul antara Rp 18.000-19.000/ekor dan itupun nanti akan diambil langsung ke kandang”. Sehingga beliau tidak perlu repot-repot membawa kesana-kemari untuk menawarkan itiknya.

Tahukah anda langkah apa yang tengah beliau persiapkan? Langkah sekarang yang beliau siapkan adalah membangun  kandang yang lebih luas lagi yaitu ukurang 5,6m x 2,2m sebanyak 2 buah dan rencananya akan mendatangkan bibit baru lagi sekitar 300-400 ekor. Sukses untuk pak Mul dan orang-orang yang mau meniti jalan untuk sukses. *(SPt)

Anda dapat mengcopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya : www.sentralternak.com

zp8497586rq

Menantang Pensiun dengan itik Potong

Category : Ayam

0

Lain cerita dengan kisah sebelumnya yang mengisahkan tentang seorang pegawai kantor pos yang mempersiapkan usaha beternak itik potong untuk mengisi masa pensiunnya. Kali ini kami akan menceritakan kepada anda seseorang yang dengan rasa optimis tinggi dan semangat 45 untuk menantang masa pensiun dengan usaha itik potong. Sebut saja namanya bapak Robert, seorang yang mempunyai jabatan tinggi di salah satu perusahaan distributor computer di Jakarta. Kebetulan ada aturan di perusahaan yang membolehkan pengajuan pensiun dini setelah masa kerja 15 tahun. Ini adalah kesempatan emas, ditambah lagi lahan untuk beternak yang sudah menunggu di salah satu kota di Sulawesi Utara tepatnya di Manado.

Kita ketahui menjadi seorang pegawai atau karyawan baik pegawai negeri atau swasta ada sisi lebih dan sisi kurangnya. Sisi lebih antara lain pendapatan kita sudah stabil dalam artian kita bisa merencanakan anggaran kebutuhan keluarga dengan gaji yang sudah pasti. Sisi kurangnya antara lain harus berhadapan dengan rutinitas kerja, target kerja, dan tidak luput  dari lirikan atau omelan pemilik usaha jika kinerja kita ada sedikit kesalahan. Dan kesemuanya itu cukup banyak menyita waktu kita sehingga waktu untuk keluarga mau tidak mau kadang menjadi korban. Ditambah juga kalau kita mempunyai daya kreasi/kreativitas juga akan dinikmati oleh pemilik usaha.

Manajemen Penetasan Berganda

Category : Ayam

0

penetasan berganda

Sebelumnya perkenankanlah kami untuk memohon maaf kepada pembaca sekalian, karena baru kali ini bisa menurunkan artikel yang sudah lama dinanti. Itu semua tak lain dikarenakan kesibukan kami secara pribadi dalam melayani konsumen. Alhamdulillah dan biidznillah sentralternak.com semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat, ini terbukti semakin meningkatnya jumlah kunjungan dan transaksi yang terjadi. Oleh karenanya sebagai timbal balik kami berusaha mencoba memberikan yang terbaik juga untuk masyarakat. Mudah-mudahan niat baik kami mendapat balasan pahala baik di dunia maupun di hari kemudian. aamiin

Dalam artikel berikut kami akan mengangkat tema “Manajemen Penetasan Berganda”. Perlu kiranya kita terlebih dahulu untuk menyamakan persepsi apa maksud dari judul tersebut. Secara ringkas maksud dari judul tersebut adalah kita akan mengoperasikan mesin penetas telur dalam satu satuan waktu akan tetapi terdiri dari beberapa periode penetasan. Contoh mudah, apabila kita mempunyai satu mesin penetas telur berkapasitas  100 butir, saat sekarang kita hanya mempunyai 50 butir telur, dan baru selang 1 minggu kemudian mempunyai 50 butir.  Nah, bagaimana caranya agar kita bisa menetaskan telur tersebut yang notabene berbeda umur, sedangkan mesin penetas telur yang kita punya hanya satu unit?

Bila Telur Tetas Gagal Menetas

Category : Ayam

0

Pada pembibitan unggas terutama ayam kampung dan itik yang selama ini dilakukan oleh peternak di pedesaan kini sudah meningkat menjadi usaha yang yang dikelola secara intensif. Ini merupakan buah dari perkembangan teknologi informasi sehingga kemampuan mengadopsi teknologi oleh masyarakat perdesaan juga meningkat. Begitu juga dengan teknologi di bidang pembibitan unggas, khususnya dalam penerapan penggunaan mesin penetas untuk menetaskan telur. Proses penetasan telur dengan menggunakan mesin penetas telur, asal memenuhi syarat-syarat yang memenuhi standar seperti panas, kelembaban, perputaran udara dan kebersihan telur dapat diperkirakan hasilnya.

Beragam hasil yang akan dicapai dalam proses penetasan telur. Apabila telur menetas dengan baik maka perasaan puas yang akan dirasakan, akan tetapi bila telur banyak yang tidak menetas alias gagal menetas maka perasaan kecewa yang akan muncul dan akan timbul tindakan mencari biang kegagalan. Mulai dari sikap menyalahkan pihak lain sampai-sampai anggapan negatif akan muncul secara beruntun tanpa disertai dengan evaluasi dari kegiatan atau tindakan yang telah dilakukan. Nah untuk menghindari hal-hal tersebut kami mencoba mengangkat judul ini agar kita lebih dewasa dalam mengambil keputusan, menjalankan usaha, dan untuk diambil pengalaman tentunya.

Magang Sebelum Memulai Beternak

Category : Ayam

0

Magang kerja adalah istilah yang sangat popular di kalangan pelajar, mahasiswa, istansi atau perusahaan. Memang magang identik dengan mencari tau, mencari pengalaman, dan menganalisa secara umum seluk beluk sebuah usaha peternakan sebelum menekuni bidang usaha tersebut. Magang kerja adalah harga mati bagi yang ingin sukses di bidang usaha yang akan dirintisnya.

Tidak bisa dipungkiri akan manfaat dari kegiatan magang kerja. Hampir semua orang yang suskes kariernya didahului dengan kegiatan magang kerja. Seorang sopir saja dulunya adalah seorang kondektur, seorang direktur bisa jadi dulunya karyawan biasa, seorang dokter sebelum praktek mengobati orang juga perlu magang (koas) sampai sekitar dua tahun lebih, bahkan seorang konglomeratpun bisa jadi dulunya seorang pekerja biasa. Mengapa mereka sampai bisa berhasil? Itu tidak lain adalah karena tawakkal mereka dan kerja keras yang mereka terapkan. Salah satu kerja keras yang mereka terapkan adalah melalui tahapan magang kerja. Setelah memahami arti kerja yang sebenarnya dan mampu menangkap peluang baru mereka berani untuk membuka usaha sendiri dan menciptakan peluang usaha baru.